Rabu, 27 Februari 2008

''Kekagumanku pada Dia''

''Karena di hongkong aku belum punya teman,makanya aku mulai belajar chatting,untuk menghabiskan waktu liburan''.
Waktu chatting aku kenal satu id,setelah beberapa kali bertemu ,lama - kelama an ada kecocokan antara kita berdua.suatu hari dia minta no hp ku,karena dia bilang lebih efisien sebab dia sibuk kerja.
tak kusangka dia benar2 telpon, dari sering nya ngomong di telpon & dari kesamaan visi menghadapi masa depan, membuat persahabatan itu semakin rekat.setiap ada waktu &ada kesempatan dia selalu telpon walaupun hanya sekedar menanyakan kabar ku.
tak ku sangka, persahabatan nya tidak hanya melalui telpon,suatu hari ada pak post datang,mengantarkan hadiah dari nya. aku sangat terharu ,betapa tulus nya persahabatan itu, dan aku bertekad ingin kembali memberi hadiah pada dia, walaupun isi nya tidak seimbang dengan hadiah yang dia berikan pada ku.
''aku sangat senang mendengar ada nada bahagia tersirat,waktu dia mengatakan kiriman ku sudah sampei''.
Persahabatan itu berlangsung sampei beberapa waktu lama nya,hingga suatu ketika dia mengungkap kan perasaan nya, jika dia mencintai ku dan ingin ada komitmen hubungan diantara kita.
waktu itu aku benar2 terkejut ,dan tak tau harus menjawab apa,..?apa lagi aku belum pernah komitmen pacaran dengan laki2.padahal jauh di lubuk hatiku tersimpan perasaan kagum pd kepribadian nya.
aku hanya bisa menjawab , ''kita jalani aja apa ada nya , karena aku takut salah bicara , hingga membuat hati mu terluka,biarlah waktu yang akan membuktikan semua nya .......

''Entah mengapa,beberapa hari ini,aku merasa ada yang aneh pada diriku.sepertinya ada sesuatu yang hilang, hingga membuat hati ku selalu di liputi rasa gelisah,bahkan setelah semua pekerja an selesai pun,aku lebih suka menyendiri di dalam kamar, dari pada nonton tv bersama majikan''.
''Tanpa terasa air mata ku meleleh,mengapa di saat hubungan indah itu bersemi,ternyata dia mengingin kan sebuah komitmen. tidak bisakah kalau hanya berteman saja...?''
''Keterbukaan nya kepada ku, seolah2 aku berarti bagi nya.Di saat aku susah ,dia selalu menghibur ku. Disaat keluarga ku mengalami kesulitan,dia tak segan mengulur kan tangan untuk membantu . Di saat dia mempunyai rencana,dia selalu meminta pertimbangan ku. Ketika dia telpon ke rumah nya,aku pun di ajak dan di perkenal kan pada kedua orang tua nya.Ketika aku telpon ke luarga ku, dia pun meminta aku mengajak nya,karena ingin lebih dekat dengan kedua orang tua ku''.
Betapa sikap nya semua pada ku , tak kuanggap sikap yg cengeng,tp kunilai sebuah kedewasaan & penghormatan bagi ku. Tapi mengapa ...?dia yang memiliki akhlaq seperti orang muslim,tapi tidak memilih agama islam, untuk di jadikan aqidah nya.
''Ya Allah ,Engkau Maha Pengasih,lagi Maha Penyayang.Engkau Maha Memuliakan & Maha Menghinakan.Engkau Maha Memberi & Maha Memelihara. Engkau Dzat Yang Maha Pengampun, berilah hidayah di hati nya, sehingga dia mau menerima kebenaran agama mu (islam ) .kalau dia baik menurut Mu, berilah dia hidayah & dekat kan lah pd ku. jika dia buruk menurut mu , jauh kan lah & berikan lah kekuatan pada ku untuk melupakan nya.dan gantikan yang lebih baik menurut Mu ''.Amin Ya Rabbal 'Alamin.''

Tidak ada komentar: